-->
  • Jelajahi

    Copyright © Trisakti News
    Best Viral Premium Blogger Templates

    Iklan

    Advokat Jateng Diajak Log In Anggota Berdiri Bersama Peradi Profesional, Perkuat Organisasi Modern dan Bermartabat

    Selasa, 28 April 2026, April 28, 2026 WIB Last Updated 2026-04-28T12:54:14Z
    masukkan script iklan disini
    masukkan script iklan disini

    Jakarta | Trisakti news : Gelombang konsolidasi profesi advokat kembali menguat di tingkat nasional. Sejumlah advokat dari berbagai organisasi profesi di Provinsi Jawa Tengah mendatangi Kantor Dewan Pimpinan Nasional (DPN) Perhimpunan Advokat Indonesia Profesional (Peradiprof) dalam agenda silaturahmi strategis yang sarat makna kelembagaan, etik profesi, dan penguatan arah baru dunia advokat Indonesia.


    Kedatangan rombongan advokat Jawa Tengah tersebut dipimpin langsung oleh Dr. IG Henri Pelupessy, S.T., S.H., M.H., M.M., C.Med., C.PL., C.PT., C.LA bersama Dr. (Hc). Joko Susanto, S.Pd., S.H., M.H., C.PLA selaku mandataris Peradi Profesional Jawa Tengah. Mereka disambut hangat oleh jajaran pimpinan nasional Peradiprof yang dipimpin Ketua Umum Prof. Dr. Harris Arthur Hedar, S.H., M.H., didampingi Ketua Dewan Pembina Prof. Dr. Fauzie Yusuf Hasibuan, S.H., M.Hum., serta para Wakil Ketua Umum, termasuk Dr. Hendra Dinatha, S.H., M.H; Dr. Dedy Ardian Prasetyo, S.H., L.LM dan Dr. (c) Misyal B. Achmad, S.H.


    Pertemuan bertajuk :Silaturahmi Menjemput Mandataris Jawa Tengah" itu tidak sekadar menjadi forum perkenalan organisatoris, tetapi juga momentum penting untuk mempertegas arah baru profesi advokat di tengah perubahan besar sistem hukum nasional, khususnya menyongsong implementasi KUHP dan KUHAP baru.


    Dalam pertemuan itu, Dr (Hc). Joko Susanto, menegaskan bahwa sambutan kekeluargaan yang diberikan jajaran DPN menjadi bukti nyata bahwa Peradiprof hadir dengan semangat inklusif, profesional, dan berorientasi pada pembenahan kualitas profesi.


    Ia menyampaikan apresiasi mendalam atas penerimaan yang diberikan, sekaligus mengajak para advokat Jawa Tengah untuk segera “Log In ke website Peradiprof.or.id” ke Peradi Profesional melalui sistem keanggotaan resmi di situs organisasi.


    “Terima kasih atas sambutan hangat penuh kekeluargaan dari jajaran pengurus DPN Peradi Profesional. Kami mengajak advokat Jawa Tengah untuk log in ke Peradi Profesional melalui website resmi sebagai bentuk langkah bersama menuju organisasi profesi yang memiliki legitimasi kuat, kepemimpinan akademik, dan visi etik yang jelas,” ujar Joko, dalam acara di kantor DPN Peradi Profesional di Arthur Tower, Jl. Suryopranoto No 47, RT 18/RW 7, Petojo Selatan, Kecamatan Gambir, Kota Jakarta Pusat, Daerah Khusus Ibukota Jakarta, Senin (27/4/2026).


    Menurutnya, daya tarik utama Peradiprof terletak pada legalitas formal organisasi yang telah mendapatkan pengesahan resmi dari Menteri Hukum Republik Indonesia melalui Keputusan Nomor AHU-0000086.AH.01.07 Tahun 2026, serta struktur kepemimpinan yang diisi oleh para profesor hukum, doktor, akademisi, dan praktisi berpengalaman.


    Lebih jauh, Joko menilai Peradiprof menawarkan sesuatu yang selama ini menjadi kegelisahan banyak advokat, yakni kebutuhan akan organisasi profesi yang tidak hanya administratif, tetapi juga substantif dalam membangun martabat profesi.


    “Jejaringnya kuat, sambutannya terbuka tanpa sekat, penuh rasa kekeluargaan, dan yang paling penting ada komitmen besar terhadap pendampingan hukum cuma-cuma bagi para pencari keadilan. Hal itulah yang melatarbelakangi keinginan kami untuk bergabung,” tegasnya.


    Sementara itu, Ketua Umum DPN Peradi Profesional, Prof. Harris Arthur Hedar, menekankan bahwa kehadiran Peradiprof bukan untuk menjadi pesaing organisasi advokat lain, melainkan sebagai respons atas kebutuhan kolektif profesi hukum Indonesia yang sedang menghadapi tantangan struktural dan etik.


    “Berlakunya KUHP dan KUHAP yang baru menuntut advokat yang tidak hanya cakap secara teknis, tetapi juga matang secara etik serta memiliki tanggung jawab sosial dan konstitusional yang kuat,” ujar Prof. Harris.


    Ia menambahkan bahwa Peradiprof dibangun sebagai ikhtiar kolektif untuk mengembalikan profesi advokat kepada nilai dasarnya sebagai "officium nobile" profesi terhormat yang berfungsi menjaga keadilan, rasionalitas hukum, serta perlindungan hak masyarakat.


    “Peradiprof berupaya menjadi bagian dari peradaban hukum menuju Indonesia yang bermartabat, serta memastikan setiap advokat yang bernaung di dalamnya memiliki kesadaran penuh akan perannya sebagai pelayan masyarakat dan penegak hukum di era transformasi digital,” lanjutnya.


    Momentum silaturahmi tersebut juga ditandai dengan pertukaran simbolik yang sarat makna intelektual dan budaya. DPN Peradi Profesional menyerahkan dua karya monumental kepada delegasi Jawa Tengah sebagai bentuk penguatan literasi hukum dan ideologi profesi.


    Buku pertama berjudul "Dari Kegelisahan Menuju Tanggung Jawab Profesi: Peradi Profesional dan Ikhtiar Mengembalikan Officium Nobile Advokat" setebal 150 halaman, sedangkan buku kedua berjudul "Peran Strategis Profesi Advokat dalam Ekosistem Hukum Indonesia di Abad 21" setebal 391 halaman.


    Kedua buku tersebut ditulis oleh Prof. Fauzie Yusuf Hasibuan, Prof. Harris Arthur Hedar, dan Prof. Abdul Latif, serta diterbitkan oleh Jayabaya University Press. Kehadiran buku-buku ini mempertegas posisi Peradiprof sebagai organisasi yang tidak hanya fokus pada struktur organisasi, tetapi juga pembangunan pemikiran hukum nasional.


    Sebagai balasan, jajaran advokat Jawa Tengah menyerahkan kenang-kenangan berupa tiga lembar kain batik sutera khas Pekalongan berwarna biru warna identitas Peradi Profesional sebagai simbol penghormatan, persatuan, dan sinergi daerah dengan kepemimpinan nasional.

    (Bayu).

    Komentar

    Tampilkan

    Terkini