-->
  • Jelajahi

    Copyright © Trisakti News
    Best Viral Premium Blogger Templates

    Iklan

    Tanam Yakon Bersama WBP, Lapas Plantungan Perkuat Pembinaan Kemandirian dan Ketahanan Pangan

    Selasa, 19 Mei 2026, Mei 19, 2026 WIB Last Updated 2026-05-19T05:58:16Z
    masukkan script iklan disini
    masukkan script iklan disini

    KENDAL |Trisakti news : Upaya membangun pembinaan yang produktif dan berkelanjutan terus dilakukan Lapas Pemuda Kelas IIB Plantungan. Salah satunya melalui kegiatan penanaman tanaman yakon yang dipimpin langsung Kepala Lapas Plantungan, Suharno, bersama jajaran pegawai dan anggota kepramukaan Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) Saka Taruna Bumi, Selasa (19/05/2026).


    Kegiatan yang berlangsung di area lahan pembinaan pertanian lapas tersebut menjadi bagian dari penguatan program pembinaan kemandirian berbasis pertanian sekaligus mendukung program ketahanan pangan nasional. Suasana kebersamaan dan gotong royong tampak mewarnai seluruh rangkaian kegiatan sejak awal hingga akhir.


    Dalam pelaksanaannya, para pegawai dan warga binaan bersama-sama melakukan pengolahan lahan mulai dari pembersihan area tanam, pembuatan bedengan, hingga proses penanaman bibit yakon. Seluruh peserta terlihat aktif bekerja sama untuk memastikan proses budidaya berjalan optimal.


    Kalapas Plantungan, Suharno, mengatakan bahwa kegiatan pertanian produktif tidak hanya bertujuan memanfaatkan lahan kosong, tetapi juga menjadi media pembelajaran bagi warga binaan agar memiliki keterampilan yang dapat digunakan setelah bebas nantinya.


    “Melalui kegiatan penanaman yakon ini, kami ingin memberikan pengalaman langsung kepada warga binaan mengenai tata cara budidaya tanaman yang baik dan benar. Selain mendukung program ketahanan pangan, kegiatan ini juga menjadi sarana pembinaan agar warga binaan memiliki keterampilan yang bermanfaat ketika kembali ke masyarakat,” ujar Suharno.


    Menurutnya, tanaman yakon dipilih karena memiliki nilai manfaat kesehatan dan potensi ekonomi yang cukup baik apabila dibudidayakan secara serius. Karena itu, pihak lapas berharap kegiatan tersebut dapat membuka wawasan baru bagi warga binaan tentang peluang usaha di bidang pertanian.


    Selain pembinaan keterampilan, kegiatan tersebut juga menjadi bagian dari pembentukan karakter warga binaan. Anggota kepramukaan WBP Saka Taruna Bumi dilibatkan secara aktif dalam seluruh tahapan kegiatan, mulai dari pengangkutan bibit hingga pengaturan jarak tanam.


    Dengan mengenakan atribut pramuka, para warga binaan tampak antusias mengikuti arahan petugas. Keterlibatan tersebut dinilai mampu menanamkan nilai kedisiplinan, tanggung jawab, kerja sama tim, serta kepedulian terhadap lingkungan.


    Suharno menegaskan bahwa pembinaan di dalam lapas harus dilakukan secara menyeluruh, tidak hanya melalui pendekatan teori, tetapi juga melalui praktik nyata yang memberikan pengalaman langsung kepada warga binaan.


    “Kami berharap melalui kegiatan positif seperti ini, warga binaan dapat lebih termotivasi untuk berubah menjadi pribadi yang lebih baik, lebih produktif, dan siap kembali berintegrasi dengan masyarakat. Pembinaan harus dilakukan secara berkelanjutan dan menyentuh berbagai aspek, baik mental, kedisiplinan, maupun keterampilan kerja,” tambahnya.


    Kegiatan penanaman yakon ini juga menjadi bentuk dukungan Lapas Plantungan terhadap program akselerasi Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan dalam memperkuat ketahanan pangan melalui pemberdayaan warga binaan.


    Selama kegiatan berlangsung, interaksi antara petugas dan warga binaan terlihat hangat dan penuh kekeluargaan. Kondisi tersebut menjadi gambaran bahwa proses pembinaan di lingkungan pemasyarakatan tidak hanya berfokus pada aspek pengamanan, tetapi juga pada pembentukan sumber daya manusia yang lebih mandiri dan siap menjalani kehidupan yang lebih baik setelah bebas.


    Melalui program pertanian produktif yang terus dikembangkan, Lapas Pemuda Kelas IIB Plantungan berharap mampu menciptakan lingkungan pembinaan yang aktif, edukatif, dan memberikan manfaat nyata bagi warga binaan maupun masyarakat luas.

    (Bayu).

    Komentar

    Tampilkan

    Terkini