-->
  • Jelajahi

    Copyright © Trisakti News
    Best Viral Premium Blogger Templates

    Iklan

    Akomodasi Peserta ASEAN Boys Championship 2026 Disorot, Panitia Klaim Pembayaran Hotel Belum Terselesaikan

    Selasa, 02 Juni 2026, Juni 02, 2026 WIB Last Updated 2026-06-02T09:21:59Z
    masukkan script iklan disini
    masukkan script iklan disini

    MEDAN | Trisakti news : Persoalan akomodasi sejumlah negara peserta ASEAN Boys Championship 2026 menjadi sorotan setelah muncul klaim dari panitia pelaksana terkait pembayaran hotel yang disebut belum terselesaikan.


    Salah seorang panitia pelaksana, Muhammad Fauzi, mengaku kecewa atas kondisi tersebut. Menurutnya, persoalan pembayaran akomodasi telah berdampak pada kenyamanan sejumlah tim peserta yang sedang mengikuti turnamen di Sumatera Utara.


    "Kami kecewa karena Pemko Medan tidak komitmen soal akomodasi negara peserta AFF ini. Kasihan para pemain muda yang mau mengasah mental, terpaksa dipusingkan karena soal uang hotel," ujar Fauzi kepada wartawan, Senin (1/6/2026).


    Fauzi mengklaim beberapa tim peserta terdampak akibat persoalan tersebut. Ia menyebut Timor Leste dikabarkan telah meninggalkan hotel tempat mereka menginap di Kota Medan. Sementara itu, tim Filipina disebut berpotensi mengalami situasi serupa apabila persoalan pembayaran tidak segera diselesaikan.


    Menurut Fauzi, sebelumnya terdapat komitmen untuk membantu pembiayaan akomodasi hotel bagi negara-negara peserta ASEAN Boys Championship 2026. Namun hingga saat ini, komitmen tersebut disebut belum terealisasi.


    Ia menilai persoalan tersebut seharusnya tidak terjadi mengingat turnamen ini merupakan ajang internasional yang melibatkan sejumlah negara di kawasan Asia Tenggara dan menjadi perhatian publik.


    "Ini menyangkut nama baik daerah dan Indonesia sebagai tuan rumah. Jangan sampai persoalan administrasi dan akomodasi mengganggu konsentrasi para atlet yang sedang bertanding," katanya.


    Turnamen ASEAN Boys Championship 2026 sendiri tengah berlangsung di Sumatera Utara dan diikuti sejumlah negara anggota ASEAN. Ajang ini menjadi wadah pembinaan sekaligus kompetisi bagi pesepakbola muda berbakat di kawasan Asia Tenggara.


    Meski demikian, hingga berita ini diturunkan belum terdapat pernyataan resmi maupun klarifikasi dari Pemerintah Kota Medan terkait tudingan yang disampaikan oleh panitia pelaksana tersebut.


    Oleh karena itu, informasi mengenai keterlambatan pembayaran hotel serta dampaknya terhadap peserta masih merupakan keterangan dari salah satu pihak. Konfirmasi dan penjelasan dari pihak terkait diperlukan guna memperoleh informasi yang utuh, berimbang, dan dapat dipertanggungjawabkan.


    Publik kini menantikan klarifikasi resmi dari seluruh pihak yang terlibat agar polemik tersebut tidak mengganggu jalannya ASEAN Boys Championship 2026 yang sedang berlangsung di Sumatera Utara.

    (red).

    Komentar

    Tampilkan

    Terkini