-->
  • Jelajahi

    Copyright © Trisakti News
    Best Viral Premium Blogger Templates

    Iklan

    Poniah Geruduk Kantor Camat Medan Kota, Tuntut Tanggung Jawab Plt Camat atas Dugaan Penggelapan Mobil

    Rabu, 18 Februari 2026, Februari 18, 2026 WIB Last Updated 2026-02-18T07:28:23Z
    masukkan script iklan disini
    masukkan script iklan disini

     

    Medan | Trisakti news : Seorang warga bernama Poniah mendatangi Kantor Camat Medan Kota untuk mempertanyakan keberadaan camat sekaligus meminta pertanggungjawaban terkait dugaan penggelapan mobil yang sebelumnya disebut pernah dirental oleh pihak camat, Selasa (18/2/2026).


    Kedatangan Poniah terjadi pada jam kerja. Ia mengaku ingin bertemu langsung guna memperoleh penjelasan atas persoalan yang dilaporkannya.


    “Tolong Pak Wali Kota, bagaimana ini. Saat jam kerja camat tidak ada di kantor dengan alasan sedang rapat. Mobil saya selama 10 tahun tidak dikembalikan dan tidak ada tanggung jawabnya. Dia juga disebut sudah ditetapkan sebagai tersangka. Mohon tanggapannya,” ujarnya.


    Saat dikonfirmasi, staf pelayanan kantor camat menyampaikan bahwa camat tidak berada di tempat karena menghadiri agenda rapat.


    “Camat tidak ada di kantor. Beliau sedang rapat di Kantor Lurah Teladan Timur. Selain itu ada kegiatan lain di kantor wali kota,” ujar staf tersebut.


    Namun, kondisi di lapangan menimbulkan pertanyaan dari pihak pelapor dan media, sebab kendaraan dinas camat terlihat terparkir di halaman kantor camat saat jam kerja berlangsung. Situasi tersebut memunculkan tanda tanya terkait keberadaan camat pada saat itu.


    Poniah pun mempertanyakan apakah camat sengaja menghindari dirinya maupun awak media yang hendak melakukan konfirmasi. Meski demikian, ia menyatakan masih menunggu kejelasan dan berharap segera memperoleh penjelasan serta tanggung jawab atas persoalan yang dilaporkannya.


    Hingga berita ini diturunkan, camat yang bersangkutan belum memberikan keterangan resmi terkait permintaan pertemuan maupun persoalan yang dipersoalkan Poniah.


    Pihak terkait diharapkan dapat memberikan klarifikasi agar permasalahan ini menjadi terang dan tidak menimbulkan spekulasi di tengah masyarakat.

    (red).

    Komentar

    Tampilkan

    Terkini