-->
  • Jelajahi

    Copyright © Trisakti News
    Best Viral Premium Blogger Templates

    Iklan

    BBM Langka di Rokan Hilir, Warga Kesulitan Dapatkan Pertalite dan Bensin

    Selasa, 24 Maret 2026, Maret 24, 2026 WIB Last Updated 2026-03-24T08:13:24Z
    masukkan script iklan disini
    masukkan script iklan disini
    Foto Istimewa: Sebuah kios BBM eceran di pinggir jalan di Bagansiapiapi tampak tutup akibat kehabisan stok Pertalite dan bensin, Selasa (24/3/2026). Kelangkaan BBM di Rokan Hilir membuat warga kesulitan mendapatkan bahan bakar untuk aktivitas sehari-hari.


    Rokan Hilir | Trisakti news : Memasuki hari keempat Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah atau Selasa (24/3/2026), Kabupaten Rokan Hilir dilanda kelangkaan bahan bakar minyak (BBM). Jenis Pertalite dan bensin dilaporkan sangat sulit didapatkan oleh masyarakat.


    Sejumlah pengecer dan kios BBM di berbagai wilayah, termasuk di Bagansiapiapi selaku ibu kota kabupaten, terpantau tutup. Hal ini disebabkan tidak adanya pasokan BBM dari SPBU.


    “Sejak lebaran kedua sebenarnya stok BBM yang kami jual sudah habis karena pasokan ke SPBU tidak lancar,” ujar Iyak (40), warga Bagansiapiapi.


    Ia juga menyebutkan, banyak pengendara sepeda motor yang terpaksa mendorong kendaraannya akibat kehabisan bahan bakar dan tidak menemukan kios BBM yang buka.


    “Sudah banyak pengendara yang kehabisan bensin di jalan dan terpaksa mendorong kendaraannya,” tambahnya.


    Sementara itu, pengamat sosial setempat, Satria Sastra, menilai kelangkaan BBM ini dipicu oleh meningkatnya kebutuhan selama Idul Fitri, serta faktor eksternal yang memengaruhi pasokan energi.


    “Selain karena momen Idul Fitri, kondisi ini juga bisa dipengaruhi situasi global, termasuk ketegangan di Timur Tengah yang berdampak pada distribusi minyak,” ujarnya.


    Ia menambahkan, jika kondisi ini terus berlanjut dalam beberapa hari ke depan, dampaknya tidak hanya dirasakan oleh pengguna kendaraan darat, tetapi juga sektor transportasi laut dan pelaku usaha kecil.


    “Usaha seperti pedagang kelapa atau penggiling santan juga bisa terdampak karena tidak dapat mengoperasikan mesin akibat kekurangan BBM,” jelasnya.


    Berdasarkan pantauan, harga BBM di tingkat pengecer sempat mengalami kenaikan. Pada hari pertama Idul Fitri (21/3/2026), harga Pertalite mencapai Rp16.000 per liter dan bensin Rp14.000 per liter. Namun pada Selasa (24/3/2026), harga Pertalite naik menjadi Rp20.000 per liter sebelum akhirnya stok habis di pasaran.


    Selain kios pengecer, SPBU di kawasan Batu 4 juga dilaporkan tutup karena kehabisan stok.


    Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi dari Dinas Perindustrian, Perdagangan, dan Pasar Kabupaten Rokan Hilir, mengingat masih dalam suasana libur Lebaran dan libur nasional.


    Jika pasokan BBM belum kembali normal dalam beberapa hari ke depan, warga diperkirakan akan beralih menggunakan sepeda atau berjalan kaki untuk beraktivitas sehari-hari.

    (Yan).

    Komentar

    Tampilkan

    Terkini