-->
  • Jelajahi

    Copyright © Trisakti News
    Best Viral Premium Blogger Templates

    Iklan

    Sekolah Daring Dibatalkan, Pemerintah Utamakan Pembelajaran Tatap Muka

    Jumat, 27 Maret 2026, Maret 27, 2026 WIB Last Updated 2026-03-27T08:16:42Z
    masukkan script iklan disini
    masukkan script iklan disini

     

    OKU | Trisakti news : Pemerintah resmi membatalkan rencana penerapan sekolah daring yang sempat diwacanakan akan dimulai pada April 2026. Kebijakan tersebut sebelumnya muncul saat para peserta didik sedang menjalani libur menjelang Hari Raya Idul Fitri 1447 H.


    Keputusan ini disampaikan oleh Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah, Abdul Mu'ti, pada Rabu (25/3/2026). Ia menegaskan bahwa pemerintah kini lebih mengutamakan kegiatan belajar mengajar secara tatap muka.


    Sebelumnya, rencana sekolah daring digagas sebagai salah satu upaya efisiensi energi, menyusul kenaikan harga minyak dunia dalam beberapa waktu terakhir. Namun, setelah melalui berbagai pertimbangan, pemerintah menilai bahwa pembelajaran tatap muka tetap menjadi pilihan terbaik.


    Saat ini, pemerintah tengah berfokus pada peningkatan mutu pendidikan sebagai bagian dari prioritas nasional. Program yang dijalankan meliputi revitalisasi sekolah serta pengembangan sekolah rakyat yang mencakup berbagai jenjang pendidikan di bawah koordinasi sejumlah kementerian terkait.


    Di sisi lain, pemerintah juga memastikan bahwa layanan kesehatan esensial tetap berjalan normal dan tidak terdampak oleh kebijakan efisiensi yang diterapkan.


    Hal senada disampaikan oleh Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan, Pratikno. Ia menegaskan bahwa kegiatan belajar mengajar tetap dilakukan secara tatap muka setelah masa libur Idul Fitri 2026.


    Langkah ini dinilai sebagai solusi yang lebih efektif untuk mencapai efisiensi tanpa mengorbankan kualitas pendidikan. Pemerintah juga menegaskan bahwa peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM) tetap menjadi fokus utama dalam pembangunan nasional.


    “Pelayanan masyarakat, peningkatan kualitas SDM, serta dukungan terhadap percepatan pembangunan yang berkeadilan harus terus diperkuat dengan cara-cara yang lebih cerdas dan efisien,” pungkasnya.

    (Irwan).

    Komentar

    Tampilkan

    Terkini