-->
  • Jelajahi

    Copyright © Trisakti News
    Best Viral Premium Blogger Templates

    Iklan

    BK UPGRIS Perluas Peran Alumni, Dorong Kolaborasi Ilmiah dan Penguatan Kompetensi Mahasiswa

    Sabtu, 13 Juni 2026, Juni 13, 2026 WIB Last Updated 2026-06-13T15:27:26Z
    masukkan script iklan disini
    masukkan script iklan disini

    SEMARANG| Trisakti news : Program Studi Bimbingan dan Konseling (BK) Universitas PGRI Semarang (UPGRIS) menegaskan komitmennya dalam membangun ekosistem pendidikan yang kolaboratif dengan melibatkan alumni sebagai mitra strategis. Upaya ini diwujudkan melalui rencana penguatan sinergi dalam berbagai kegiatan ilmiah dan program pengembangan kompetensi mahasiswa.


    Hal tersebut disampaikan Ketua Program Studi BK UPGRIS, Dr. Dini Rakhmawati, M.Pd., dalam forum Musyawarah Program Studi Ikatan Keluarga Alumni BK (IKA BK) UPGRIS yang digelar di Aula Gedung Utama, Jumat (12/6/2026).


     “Kami memandang alumni sebagai bagian penting dalam proses pengembangan kampus. Oleh karena itu, ke depan kami akan memperkuat kolaborasi melalui berbagai kegiatan ilmiah seperti pelatihan, seminar, serta program pengembangan yang tidak hanya menyasar mahasiswa, tetapi juga alumni secara berkelanjutan,” jelasnya.


    Menurut Dini, pendekatan kolaboratif ini menjadi langkah strategis dalam menjawab kebutuhan dunia kerja yang semakin kompleks. Sinergi antara kampus dan alumni dinilai mampu menghadirkan pengalaman belajar yang lebih kontekstual dan aplikatif.


    Selain itu, Prodi BK UPGRIS juga terus mengembangkan model pembelajaran yang tidak hanya berfokus pada kompetensi utama sebagai guru BK atau konselor, tetapi juga memperkuat keterampilan tambahan yang relevan dengan berbagai bidang profesi.



    “Mahasiswa kami tidak hanya dibekali kompetensi sebagai konselor profesional, tetapi juga diberikan pelatihan pengembangan media BK, termasuk yang berbasis kewirausahaan. Kami juga menyediakan sertifikasi sebagai trainer outbound dan trainer pengembangan diri, sehingga lulusan memiliki keunggulan tambahan dan fleksibilitas dalam menentukan karier,” tambahnya.


    Langkah tersebut mendapat respons positif dari para alumni yang merasakan langsung dampak pendidikan di BK UPGRIS. M. Sahal Khotim, S.Pd., menilai bahwa penguatan kompetensi lintas bidang menjadi nilai lebih yang signifikan bagi lulusan.


     “Ilmu yang saya peroleh di UPGRIS tidak hanya berguna di lingkungan sekolah, tetapi juga di berbagai bidang lain. Program pengembangan seperti ini sangat penting karena membuka banyak peluang bagi mahasiswa setelah lulus,” ungkapnya.


    Senada dengan itu, Singgih Gunawan, S.Pd., Gr., yang kini mengajar di SMK Negeri 7 Semarang, menilai bahwa keterlibatan alumni dalam program prodi merupakan langkah yang tepat dalam menjaga kesinambungan pengembangan kompetensi.


    “Program yang melibatkan alumni seperti ini sangat bermanfaat, karena tidak berhenti saat mahasiswa lulus. Justru manfaatnya berlanjut hingga menjadi alumni, sehingga hubungan antara kampus dan lulusan tetap terjaga dengan baik,” tuturnya.


    Apresiasi juga disampaikan oleh Joko Susanto, yang menyoroti kuatnya dampak pendidikan BK UPGRIS dalam membentuk kapasitas individu, khususnya dalam aspek organisasi dan kepemimpinan.


     “Saya juga merupakan lulusan yang tidak berkecimpung di dunia BK, namun hingga kini saya masih merasakan manfaat dari saya kuliah di UPGRIS, khususnya dalam pengembangan organisasi. Karena awal saya berorganisasi ya di kampus ini, hingga saya mendirikan puluhan organisasi di luar,” ujarnya.


    Ia menambahkan bahwa pengalaman organisasi selama masa kuliah menjadi bekal penting dalam perjalanan kariernya sebagai seorang pengacara, sekaligus menunjukkan bahwa lulusan BK UPGRIS memiliki daya adaptasi yang tinggi di berbagai bidang.


    Dalam kesempatan yang sama, forum musyawarah juga menetapkan Tulus Wardoyo, S.Pd., M.Pd., Gr. sebagai Ketua IKA BK UPGRIS melalui mekanisme aklamasi untuk melanjutkan sisa masa bakti periode 2023–2028. Kepemimpinan baru ini diharapkan mampu memperkuat jembatan kolaborasi antara alumni dan program studi.


    Melalui penguatan sinergi ini, Prodi BK UPGRIS menegaskan arah pengembangannya sebagai institusi yang tidak hanya mencetak lulusan profesional, tetapi juga individu yang adaptif, berdaya saing, dan mampu berkontribusi luas di berbagai sektor.

    (Bayu).

    Komentar

    Tampilkan

    Terkini