-->
  • Jelajahi

    Copyright © Trisakti News
    Best Viral Premium Blogger Templates

    Iklan

    Dukung Ketahanan Pangan, Bupati Batu Bara Tinjau Proyek Bendungan Tanah Merah

    Sabtu, 21 Februari 2026, Februari 21, 2026 WIB Last Updated 2026-02-21T12:37:06Z
    masukkan script iklan disini
    masukkan script iklan disini

     

    BATU BARA | Trisakti news : Sebagai langkah konkret mendukung program ketahanan pangan nasional yang dicanangkan Presiden RI Prabowo Subianto, Bupati Batu Bara, H. Baharuddin Siagian, S.H., M.Si., melakukan peninjauan langsung ke lokasi pembangunan penahan tanah dan Bendungan Tanah Merah di Kecamatan Air Putih, Jumat (20/2/2026).


    Proyek pembangunan yang telah rampung pada tahun 2025 tersebut merupakan bagian dari upaya pemerintah pusat melalui Kementerian PUPR dan Balai Wilayah Sungai (BWS) Sumatera Utara dalam memperbaiki infrastruktur irigasi di wilayah Kabupaten Batu Bara.


    Kendala Debit Air dan Masalah Sedimentasi


    Dalam peninjauan tersebut, Bupati Baharuddin menyoroti kondisi debit air di Bendungan Tanah Merah yang mengalami penyusutan signifikan. Berdasarkan observasi di lapangan, penurunan volume air ini dipicu oleh terhambatnya suplai dari Bendungan Simanggar.


    Kami melihat aliran air dari Bendungan Simanggar tidak dapat mengalir secara maksimal menuju Bendungan Tanah Merah. Masalah utamanya adalah tingginya sedimentasi di sepanjang aliran Sungai Simanggar yang menghambat distribusi air hingga ke wilayah perkotaan, ujar Bupati Baharuddin di sela-sela peninjauan.


     Desak Penanganan Lintas Kewenangan


    Mengingat Bendungan Simanggar berada di bawah wewenang Pemerintah Provinsi Sumatera Utara, Bupati Baharuddin menegaskan perlunya sinergi lintas instansi. Ia meminta jajaran Dinas Pengelolaan Sumber Daya Air (PSDA) Provinsi Sumatera Utara untuk segera mengambil langkah cepat dan konkret.


    Persoalan ini dinilai krusial karena menyangkut hajat hidup orang banyak, khususnya para petani di daerah irigasi perkotaan. Tercatat sekitar 3.350 hektare lahan pertanian bergantung langsung pada aliran air ini. Secara keseluruhan, Batu Bara memiliki luas lahan pertanian mencapai 12.000 hektare yang mayoritas pengairannya bersumber dari aliran Sungai Simanggar.


    > Jika persoalan sedimentasi ini tidak segera ditangani, produktivitas pertanian kita akan terancam. Sinergi antara pemerintah kabupaten, provinsi, dan pusat sangat dibutuhkan agar kebutuhan air petani terpenuhi secara berkelanjutan," tegas Bupati.



     Kehadiran Pejabat Terkait


    Turut hadir dalam peninjauan tersebut Wakil Bupati Batu Bara Syafrizal, S.E., M.AP., Camat Air Putih Muliadi, S.E., Kepala Dinas PUPR Batu Bara, Kepala Dinas Pertanian dan Perkebunan, serta para Kepala Desa se-Kecamatan Air Putih.


    Kehadiran jajaran pejabat ini dimaksudkan untuk memastikan adanya koordinasi teknis yang kuat di lapangan agar kendala irigasi yang dihadapi petani dapat segera dilaporkan dan dicarikan solusi permanen kepada pihak berwenang di tingkat provinsi.


    (Erda).

    Komentar

    Tampilkan

    Terkini