Medan | Trisakti news : Aksi brutal sekelompok geng motor menggegerkan warga di Jalan Besar Delitua pada Sabtu (28/3/2026) dini hari. Sekitar 50 orang tiba-tiba menyerbu sebuah tempat biliar, memicu kepanikan pengunjung serta menyebabkan kerusakan pada sejumlah fasilitas.
Menurut keterangan saksi di lokasi, rombongan geng motor datang dengan suara knalpot bising sebelum langsung melakukan penyerangan tanpa peringatan. Dua pemuda yang berada di depan ruko terpaksa melarikan diri untuk menyelamatkan diri, sementara pengunjung lainnya berhamburan naik ke lantai dua.
Penjaga tempat biliar, Fadhilah Irfa Daulay (24), mengatakan situasi berubah drastis dalam hitungan detik.
“Datang langsung menyerang, semua dipukul tanpa pandang bulu,” ujarnya.
Selain menyerang pengunjung, para pelaku juga merusak fasilitas tempat biliar. Tiga unit sepeda motor mengalami kerusakan, sementara kaca bangunan pecah akibat lemparan batu dan botol. Bahkan, di lokasi ditemukan anak panah yang diduga digunakan dalam aksi tersebut.
Salah satu sepeda motor sempat dicoba dibawa kabur oleh pelaku, namun akhirnya ditinggalkan tidak jauh dari tempat kejadian.
Fadhilah menegaskan bahwa para korban merupakan pengunjung biasa yang datang untuk bersantai setelah beraktivitas.
“Yang main di sini biasa saja, baru pulang kerja. Tidak ada masalah sebelumnya,” katanya.
Hingga saat ini, pihak kepolisian masih melakukan penyelidikan terkait motif dan identitas para pelaku. Belum ada keterangan resmi yang disampaikan kepada publik.
Warga sekitar berharap aparat segera mengungkap kasus ini dan meningkatkan pengamanan, mengingat aksi geng motor kerap meresahkan dan membahayakan keselamatan masyarakat.
(red).
