SEMARANG | Trisakti news : Josant and Friend’s Law Firm (JAFli) menggelar acara halal bihalal pada Senin (30/3/2026) malam dengan menghadirkan rangkaian kegiatan yang tidak hanya bersifat seremonial, tetapi juga sarat makna reflektif dan strategis bagi para praktisi hukum.
Kegiatan yang berlangsung dalam suasana hangat tersebut diawali dengan ramah tamah antar peserta. Para advokat, mitra, dan tamu undangan tampak saling berinteraksi secara informal, membangun komunikasi yang lebih cair di luar dinamika profesional sehari-hari.
Memasuki inti acara, seluruh peserta mengikuti prosesi halal bihalal melalui salam-salaman dan saling memaafkan. Tradisi ini berlangsung khidmat, menjadi simbol rekonsiliasi dan penguatan hubungan personal maupun profesional di lingkungan JAFli.
Dimensi spiritual dalam kegiatan ini dihadirkan melalui tausiah yang disampaikan oleh Ketua Mathala'ul Anwar Jateng, H. Sumanto. Dalam ceramahnya, ia menekankan pentingnya integritas dan kejujuran dalam profesi hukum.
“Advokat bukan hanya menjalankan fungsi hukum, tetapi juga memikul tanggung jawab moral. Tanpa integritas, hukum bisa kehilangan arah dan keadilan sulit terwujud,” ujarnya.
Ia juga mengingatkan bahwa momentum halal bihalal seharusnya dimanfaatkan sebagai sarana introspeksi diri, baik secara personal maupun profesional, agar setiap individu mampu menjalankan perannya dengan lebih bertanggung jawab.
Usai tausiah, acara dilanjutkan dengan rapat internal yang membahas persiapan kegiatan malam keakraban. Forum tersebut dimanfaatkan sebagai ruang diskusi terbuka untuk merumuskan konsep kegiatan yang bertujuan memperkuat solidaritas dan kebersamaan antaranggota.
Ketua Panitia, Yanuar Habib, mengatakan bahwa kegiatan ini dirancang tidak hanya sebagai agenda rutin, tetapi juga sebagai sarana mempererat hubungan internal organisasi.
“Kami ingin halal bihalal ini menjadi momentum untuk membangun kembali kedekatan emosional di antara anggota, sehingga tercipta kerja sama yang lebih solid dalam menjalankan profesi,” katanya.
Sementara itu, Direktur Pendiri JAFli, Dr (Hc). Joko Susanto, menegaskan pentingnya menjaga keseimbangan antara profesionalisme dan nilai-nilai moral dalam praktik hukum. Ia menilai bahwa tantangan dunia hukum saat ini semakin kompleks dan membutuhkan keteguhan prinsip.
“Kita tidak hanya dituntut cakap secara hukum, tetapi juga harus memiliki integritas yang kuat. Kepercayaan publik terhadap profesi ini bergantung pada bagaimana kita menjaga nilai tersebut,” ujarnya.
Ia juga menambahkan bahwa kebersamaan yang terbangun melalui kegiatan seperti ini menjadi modal penting dalam memperkuat organisasi.
Acara ini turut dihadiri oleh sejumlah advokat ada Sunardi, Nugroho Budiantoro, Muhammad Nastain, Muhammad Dasuki, Muhammad Alfin Aufillah Zen, Muh. Yudhi Rizqi Imanuddin dan Rahdyan Trijoko Pamungkas. Kehadiran mereka mencerminkan dukungan dan sinergi antarpraktisi hukum di wilayah tersebut.
Selain itu, hadir pula Konselor SMA 1 Semarang, Tulus Wardoyo, yang menunjukkan adanya keterlibatan lintas sektor dalam membangun kesadaran hukum di masyarakat.
Rangkaian kegiatan ditutup dengan makan bersama dalam suasana santai. Momentum tersebut dimanfaatkan peserta untuk melanjutkan interaksi secara lebih akrab, memperkuat jejaring, serta membangun rasa kebersamaan.
"Melalui kegiatan halal bihalal ini, kami tidak hanya mempererat silaturahmi, tetapi juga menegaskan komitmennya dalam menjaga profesionalisme, integritas, dan nilai keadilan dalam setiap praktik hukum yang dijalankan,"sebut Joko.
(Bayu).
