Rohil | Trisakti news : Kebakaran hebat melanda kompleks Madrasah Aliyah Tarbiyah Islamiah Annur di Jalan Darussalam, Kelurahan Bagan Batu, Kecamatan Bagan Senembah, Kabupaten Rokan Hilir, Riau, pada Senin (30/3/2026) sekitar pukul 15.00 WIB.
Peristiwa tersebut pertama kali diketahui warga setelah melihat kepulan asap dari bagian plafon atas ruang kelas belajar (RKB). Bangunan sekolah yang mayoritas berbahan kayu membuat api dengan cepat membesar dan sulit dikendalikan.
Dalam hitungan menit, api menghanguskan sejumlah fasilitas, di antaranya ruang kelas, mushola, kantor, asrama santri, gudang, serta kantin milik Madrasah Aliyah Swasta Annur. Api juga merembet ke bangunan lain di sekitarnya, termasuk satu ruang kelas Madrasah Tsanawiyah (MTs) dan sebuah taman kanak-kanak (TK) yang berada di dekat lokasi.
Warga yang datang ke tempat kejadian perkara (TKP) sempat berupaya memadamkan api dengan peralatan seadanya. Namun, kencangnya angin saat kejadian membuat kobaran api semakin sulit dikendalikan.
Salah seorang saksi mata menyebutkan bahwa api bermula dari asap di bagian atas plafon.
“Awalnya terlihat asap, kemudian muncul api dan semakin membesar,” ujarnya.
Kapolres Rokan Hilir AKBP Isa Imam Syahroni melalui Kapolsek Bagan Senembah AKP Bonardo Purba membenarkan kejadian tersebut. Ia mengatakan pihak kepolisian langsung turun ke lokasi setelah menerima laporan.
“Begitu menerima laporan, personel Polsek Bagan Senembah langsung menuju TKP untuk membantu memadamkan api bersama masyarakat sekaligus mengamankan lokasi,” ujar AKP Bonardo Purba.
Ia menambahkan, pihaknya masih melakukan penyelidikan terkait penyebab kebakaran serta menghitung total kerugian yang ditimbulkan.
“Adapun yang terbakar meliputi ruang kelas Madrasah Aliyah, laboratorium komputer, kantin, gudang, ruang TK, asrama putra dan putri, mushola, kendaraan roda dua, serta barang-barang lainnya,” jelasnya.
“Untuk asal api dan jumlah kerugian masih dalam proses penyelidikan,” tambahnya.
Kepala Madrasah Aliyah Swasta Annur, Ustaz Arifin, mengaku sangat terpukul atas musibah tersebut. Ia berharap adanya perhatian dan bantuan dari pemerintah agar kegiatan belajar mengajar dapat segera kembali berjalan.
“Yang kami pikirkan sekarang adalah bagaimana ruang belajar untuk murid kami. Kami berharap ada bantuan dari pemerintah,” ungkapnya.
Sementara itu, pendiri sekolah sekaligus tokoh masyarakat setempat, Ustaz Bayanuddin (61), tampak sangat terpukul melihat kondisi sekolah yang telah dirintisnya selama bertahun-tahun itu hangus terbakar.
(Yan).
