Deliserdang | Trisakti news : Praktik pungutan liar (pungli) diduga terjadi di Jalan Niaga, Kecamatan Batang Kuis, Kabupaten Deliserdang. Seorang tukang botot mengaku diminta sejumlah uang bongkar muat oleh oknum, meski tidak mendapatkan bantuan pekerjaan sama sekali, kamis (5/2/2026).
Menurut keterangan yang dihimpun, tukang botot tersebut hanya memperoleh keuntungan sekitar Rp8.000 dari hasil kerjanya. Namun ia justru diminta membayar Rp15.000 dengan dalih biaya bongkar muat.
Kondisi itu dinilai memberatkan, terutama bagi pekerja harian yang mengandalkan penghasilan kecil untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari. Warga sekitar pun menyayangkan dugaan praktik tersebut dan berharap ada perhatian dari pihak berwenang.
“Masyarakat kecil seharusnya dilindungi, bukan malah dibebani. Kami berharap aparat segera turun tangan agar situasi seperti ini tidak terus terjadi,” ujar salah seorang warga.
Warga berharap aparat penegak hukum dapat menindaklanjuti laporan dan melakukan penertiban jika terbukti terjadi pelanggaran, sehingga masyarakat dapat bekerja dengan aman dan tenang tanpa tekanan pihak tertentu.
(red).
