-->
  • Jelajahi

    Copyright © Trisakti News
    Best Viral Premium Blogger Templates

    Iklan

    Imbas Air Bersih Mati 10 Hari, Komisi IV DPRD Batubara Gelar RDP Bersama PDAM Tirta Tanjung dan Mahasiswa

    88Group
    Selasa, 09 Juni 2026, Juni 09, 2026 WIB Last Updated 2026-06-09T05:16:38Z
    masukkan script iklan disini
    masukkan script iklan disini

     


    BATUBARA|TrisaktiNews: Komisi IV Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Batubara menggelar Rapat Dengar Pendapat (RDP) untuk menyikapi krisis pelayanan air bersih yang terjadi di wilayah setempat. Rapat yang mempertemukan manajemen PDAM Tirta Tanjung dan perwakilan mahasiswa dari Gerakan Mahasiswa Pemuda Indonesia (GEMAPI) ini dilaksanakan di Ruang Rapat Komisi IV DPRD Batubara, Selasa (12/5/2026).


    Rapat tersebut dipimpin langsung oleh Ketua Komisi IV DPRD Batubara, Sarianto Damanik, dengan didampingi oleh sejumlah anggota komisi. Hadir dalam pertemuan tersebut Plt. Direktur Utama (Dirut) PDAM Tirta Tanjung, Zulkarnain Ahmad, beserta jajaran staf, serta perwakilan dari jajaran mahasiswa GEMAPI.


    Dalam jalannya RDP, perwakilan mahasiswa menyampaikan protes keras terkait kinerja pelayanan PDAM Tirta Tanjung yang dinilai buruk. GEMAPI menyoroti mandeknya aliran air bersih selama 10 hari berturut-turut di Kelurahan Lima Puluh. Kondisi ini dinilai telah merugikan masyarakat luas, memicu kepanikan, serta mengganggu aktivitas domestik harian warga, khususnya untuk kebutuhan MCK (Mandi, Cuci, Kakus).


    Merespons aduan masyarakat melalui mahasiswa tersebut, Komisi IV DPRD Batubara meminta klarifikasi secara transparan dari pihak PDAM Tirta Tanjung mengenai faktor utama yang melatarbelakangi terhentinya pasokan air kepada para pelanggan.


    Menanggapi hal tersebut, Plt. Dirut PDAM Tirta Tanjung, Zulkarnain Ahmad, memberikan penjelasannya di hadapan forum. Ia mengungkapkan bahwa terhentinya aliran air bersih kepada pelanggan disebabkan oleh pemutusan aliran listrik operasional oleh pihak PT PLN (Persero).


    "Penyebab matinya aliran air ke pelanggan terkait diputusnya aliran listrik oleh pihak PLN, akibat dari adanya tunggakan listrik yang belum dibayarkan," ujar Zulkarnain.


    Melalui RDP ini, DPRD Batubara berharap pihak PDAM Tirta Tanjung dapat segera mengurai kendala finansial tersebut dan berkoordinasi dengan pihak-pihak terkait agar hak masyarakat terhadap akses air bersih dapat segera terpenuhi kembali.

    (Erda)

    Komentar

    Tampilkan

    Terkini