-->
  • Jelajahi

    Copyright © Trisakti News
    Best Viral Premium Blogger Templates

    Iklan

    Emak emak Tertangkap Curi Uang Duka di Rumah Korban Tabrakan KA di Tebing Tinggi

    Kamis, 22 Januari 2026, Januari 22, 2026 WIB Last Updated 2026-01-22T08:19:59Z
    masukkan script iklan disini
    masukkan script iklan disini

    Deli Serdang | Trisakti news : Suasana duka mendalam menyelimuti rumah korban kecelakaan maut antara mobil minibus dan kereta api di Kota Tebing Tinggi. Namun di tengah keprihatinan tersebut, terjadi peristiwa tak terduga. Seorang perempuan tertangkap tangan mencuri uang duka di rumah keluarga korban, Rabu (21/1/2026) malam.


    Peristiwa itu terjadi di rumah duka yang berada di Gang Arjuna, Kecamatan Deli Tua, Kabupaten Deli Serdang. Saat warga dan pelayat datang silih berganti untuk menyampaikan belasungkawa, seorang perempuan mengenakan hijab hitam dan gamis bermotif daun justru memanfaatkan situasi tersebut.


    Aksi pelaku terendus ketika warga melihat gelagat mencurigakan saat perempuan tersebut mendekati baskom tempat uang duka. Bukannya memasukkan sumbangan, pelaku justru mengambil uang dari dalam baskom.


    Warga yang menyadari kejadian itu langsung mengamankan pelaku dan membawanya keluar dari area rumah duka untuk menghindari amuk massa. Selanjutnya, perempuan yang belum diketahui identitasnya itu diserahkan kepada Kepala Desa setempat.


    Di hadapan warga dan Kepala Desa Juliadi, pelaku memohon maaf sambil mengatupkan kedua tangannya. Bahkan, ia sempat bersujud dan mengaku bersalah atas perbuatannya.


    “Saya minta maaf, Pak,” ucapnya dengan nada memohon, Kamis (22/1/2026).

    Karena situasi semakin ramai dan dikhawatirkan memicu emosi warga, Kepala Desa kemudian mengamankan pelaku ke rumah Kepala Dusun (Kadus). Saat digiring berjalan kaki, pelaku mengaku berasal dari kawasan Medan Amplas.


    Ia juga mengklaim hanya mengambil uang sebesar Rp 30 ribu dan mengaku tidak memiliki kartu identitas. Namun, pelaku tidak menjelaskan secara rinci dari baskom mana uang tersebut diambil.


    “Cuma Rp 30 ribu, Pak. Saya gak punya kartu identitas,” katanya singkat.


    Sebagaimana diketahui, rumah duka tersebut merupakan kediaman keluarga korban kecelakaan tragis antara Kereta Api Sribilah Utama yang melaju dari arah Stasiun Rantauprapat dengan sebuah minibus Toyota Avanza di Jalan Abdul Hamid, Lingkungan VII, Kecamatan Padang Hilir, Kota Tebing Tinggi.


    Dalam kecelakaan tersebut, satu keluarga yang berjumlah sembilan orang dilaporkan meninggal dunia di tempat, meninggalkan duka mendalam bagi keluarga dan masyarakat sekitar.


    Hingga saat ini, penanganan terhadap pelaku masih menunggu keputusan dari pihak desa dan aparat berwenang.

    (red).

    Komentar

    Tampilkan

    Terkini